Minggu, 04 Oktober 2015

meninggal di usia 54 tahun dengan bergandengan tangan.

Cinta sehidup semati ternyata tak sekadar bualan belaka. Ada pasangan yang tetap mempertahankan hubungannya hingga maut memisahkan. Cinta sejati pada akhirnya adalah cinta yang akan semakin kuat seiring perjalanan waktu. Ana Maria Chavez dan Domingo Chavez, keduanya pertama kali bertemu di Blue Moon Dance, Pharr, Texas tahun 1958. Dikutip dari laman dailymail.co.uk, keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama dan sama-sama suka berdansa. Hubungan cinta pun berlanjut, tahun 1961 akhirnya mereka menikah. TAG #Promo Hari Ini #Life Hack #Diet Cepat #Kisah Cinta #Memutihkan Kulit HOME » RELATIONSHIP » LOVE 54 Tahun Menikah, Pasangan Ini Meninggal dengan Bergandengan Tangan Jum'at, 02 Oktober 2015 11:00 Editor: Endah Wijayanti 0 0 Share 0 Tweet Foto: copyright dailymail.co.uk Vemale.com - Cinta sehidup semati ternyata tak sekadar bualan belaka. Ada pasangan yang tetap mempertahankan hubungannya hingga maut memisahkan. Cinta sejati pada akhirnya adalah cinta yang akan semakin kuat seiring perjalanan waktu. Ana Maria Chavez dan Domingo Chavez, keduanya pertama kali bertemu di Blue Moon Dance, Pharr, Texas tahun 1958. Dikutip dari laman dailymail.co.uk, keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama dan sama-sama suka berdansa. Hubungan cinta pun berlanjut, tahun 1961 akhirnya mereka menikah. Lebih dari lima dekade lamanya menjalin rumah tangga, Ana dan Domingo kini dikaruniai 8 anak, 30 cucu, dan 32 cicit. Wah, tak terbayangkan rasa bahagia yang mereka miliki dengan dikelilingi banyak orang yang menyayangi mereka, ya. Namun, kita tak pernah bisa menebak pasti usia yang dimiliki seseorang. Akhir bulan September lalu, Ana dan Domingo harus berpulang. Keduanya meninggal dunia di Caldwell, Idaho dengan jeda beberapa jam saja. Dan yang paling mengharukan, saat meninggal, keduanya masih bergandengan tangan. Mereka benar-benar tak mau berpisah, ya Ladies. Ana pertama kali didiagnosis menderita demensia tahun 2006 lalu. tak lama kemudian, Domingo didiagnosis penyakit yang sama. Saat kondisi keduanya makin memburuk, anak sulung mereka Freddie Chavez membawa mereka ke rumahnya. Dokter pun mengatakan kalau yang bisa dilakukan saat itu hanya pasrah karena usaha maksimal sudah dilakukan. Dibawa pulang ke rumah, tempat tidur Ana dan Domingo dibuat bersebelahan. Saat akhirnya Ana meninggal dunia dengan masih menggenggam tangan Domingo, kesedihan mendalam dirasakan oleh Domingo. "Ayah sangat sedih. Jelas terlihat bahwa ia amat sangat sedih," kata Freddie. Beberapa jam setelah kematian Ana, Domingo juga meninggal.

7 komentar: